Resume Buku,  “Kece Tanpa Kere” Part 1

Hidup di zaman sekarang,  generasi muda menghadapi tantangan zaman berupa gaya hidup hedonis dan konsumerisme. Berbagai tawaran gaya hidup dari versi budget kecil hingga budget yang cukup menguras kantong. Godaan terbesar generasi zaman sekarang, I think ini dia,  tuntutan untuk mengikuti gaya hidup terkini atau modern.  Karena apa yang relevan pada generasi sebelumnya mungkin sudah tidak relevan lagi bagi generasi muda kini.  Inilah  yang disebut paham kekinian.

Sayang sekali pembenaran-pembenaran tersebut menjadi dasar dari tindakan impulsif sebagian besar orang.  Terutama,  untuk orang-orang yang selalu harus mengikuti lifestyle terkini dan menganggap bahwa sosial status hanya dinilai dari barang-barang yang mereka miliki. Baik itu generasi muda maupun generasi tua.  Karena usia tidak menentukan apa orang cenderung konsumtif atau tidak. Tapi pemahaman yang salah terhadap uang.  Bagaimana uang bisa membuat manusia terjebak dalam utang jika tidak digunakan dengan baik. Atau sebaliknya, uang bisa membantu manusia mencapai target hidupnya jika direncanakan dengan matang.  Oleh karena itu pengertian yang benar tentang uang harus dimiliki oleh setiap individu sejak dini.
Anyway,  sebagai generasi yang membawa misi perubahan bagi bangsa dan negara Indonesia, tentunya kita sebagai generasi muda gak mau kan terjebak dalam gaya hidup hedonis ini?? Kalau gak mau jadi beban orang-orang di sekitar kita atau bahkan negara sekali pun,  maka mulailah untuk ambil bagian dari perubahan untuk masa depan yang lebih baik dengan menjadi generasi yang #SayangUangnya.

Diterbitkan oleh Kompas Gramedia.
# Berlanjut